Sunday, March 31, 2013

Laporan hasil wawancara

Nama: Patricia Gloria
Nim: 705100025


Pertemuan kali ini dalam perkuliahan teknik wawancara mengenai laporan hasil wawancara mengenai refeksi saya kali ini adalah ada beberapa hal penting dalam melakukan laporan hasil wawancara yaitu pentingnya menuliskan waktu berlangsungnya wawancara, tempat wawancara dan biodata subjek yang berguna untuk membina rapport dengan baik.

Struktur yang digunakan dalam laporan hasil wawancara yaitu hasil wawancara, observasu subjek dan reflesksi sebagai pewawancra. Dalam hasil wawancara harus dibuat dengan menuliskan cerita dari subjek bukan dari cerita pewawancara. laporan hasil wawancara juga merupakan rangkuman dari cerita subjek dengan runtutan cerrita yang sistematis yang artinya bukan berdasarkan runtutan subjek.

Pada saat wawancara juga perlu untuk mengobservasi subjek, bahasa yang digunakan haruslah seusai dengan keadaan. Observasi tidak perlu mendetail sampai pada jam tangan yang digunakan. Observasi perilaku subjek pada saat wawancara. Menggunakan Mental Status Examination (MSE) yang merupakan salah satau dari bentuk evaluasi oleh pewawancra untuk mengetahui situasi subjek pada saat itu.
Observasi juga dapat dilihat mulai dari perilaku umum, suasana hati, dan alur berpikir dari subjek.

Observasi umum seperti karakteristik fisik, pakaian yang digunakakn klie dan ekepresi wajah. Observasi secara umum juga dapat melihat pada bagian gerakan tubuh klien apakah ada gerakan tubuh yang terjadi pada sekitar klien. Suara klien juga perlu dilihat dan didengar apakah suara klien terlalu besar atau terlalu kecil.  Pada perilaku subjek, bagaimana klien berperilaku juga penting dalam observasi.

Sebagai pewawancara penting juga harus menguasai bagaimana suasana hati klien, harus dapat membedakan bagaimana perasaan dan pikiran dari klien. Penting juga untuk pewawancara mengetahui berbagai jenis emosi atau tipe tipe dari emosi. Bagaimana perubahan suasana hati klien perlu juga pewawancara mengetahui hal tersebut.

Pewawancara juga harus peka terhadap perilaku dan pikiran yang dikemukakan oleh klien. Bagaiman cara klien mengasosiakan sesuatu hal misalnya pada ruangan dan waktu yang disediakan. Dan yang terkahir juga pewawancara harus merefleksikan pada kehidupan pengembangan dari pewawancra. Yang berkaiatan  juga dengan teori-teori yang telah dipelajari sebelumnya.

Demikian blog saya

Terima kasih

No comments:

Post a Comment